Berapa Lama Waktu Ejakulasi yang Normal? Yuk, Cari Tahu!

Anda mungkin sedang bertanya-tanya, sebenarnya “berapa lama waktu ejakulasi yang normal?”. Pertanyaan ini mungkin dipicu oleh adanya istilah ejakulasi dini yang hanya berlangsung dalam beberapa detik permainan dan juga distimulus oleh adanya fungsi pil biru yang digunakan untuk memperpanjang waktu hubungan intim Anda dan pasangan. Ejakulasi dini dalam pendidikan seks masuk dalam kategori gangguan yang harus segera diatasi. Kenapa? karena seorang pria yang mengalami ejakulasi dini dan berhubungan intim dengan istri maka dampaknya adalah sang istri akan merasakan ketidakpuasan dan sang pria pun juga demikian, Kenikmatan berhubungan intim yang seharusnya bisa dicapai secara bersama-sama saat keduanya mengalami klimaks akan pudar seketika karena adanya gangguan ejakulasi dini. Nah, apakah pasangan Anda masuk dalam kategori ejakulasi dini atau tidak? Yuk, cari tahu berapa lama waktu ejakulasi yang normal?
Berapa Lama Waktu Ejakulasi yang Normal
Fakta-fakta tentang lamanya waktu ejakulasi

1. Penelitian mengenai lamanya durasi ejakulasi yang wajar dipulish dalam laman sbs.com.au tepatnya pada tanggal 5 April 2016. Penelitian ini menginformasikan bahwa telah dilakukan tes durasi pada 500 pasangan dengan sampel dari seluruh dunia. Durasi hubungan intim ini dihitung dengan menggunakan stopwatch . Hasilnya, rata-rata waktu yang digunakan untuk berhubungan intim oleh masing-masing pasangan adalah antara 33 detik hingga 44 menit lamanya. Yang menarik adalah rata-rata pasangan tersebut akan mengeluarkan sperma pada menit kelima berhubungan.

2. Penggunaan kondom dan juga kondisi alat vital yang disunat atau tidak disunat berpengaruh pada sensitivitas saat yang bersangkutan sedang berhubungan intim dengan pasangannya.

3. Penelitian ini juga mengungkap bahwa pasangan yang berusia lebih tua akan lebih singkat durasi hubungan intimnya jika dibandingkan dengan mereka yang berjiwa muda.

4. Dibandingkan dengan pasangan lain asal AS, Inggris, Spanyol dan Belanda, pasangan asal Turki umumnya melakukan hubungan intim lebih singkat yaitu hanya dalam waktu 3.7 menit.

Pada dasarnya, durasi hubungan intim seperti yang disebutkan dalam rentang waktu diatas tidak berarti bahwa setiap pasangan akan menjalani proses hubungan intim dengan waktu yang sama pada setiap kali berhubungan. Lama tidaknya seseorang dalam berhubungan intim dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagai berikut:

1. Riwayat keluarga

Gen atau riwayat keluarga juga berpengaruh pada lama tidaknya seseorang dalam ejakulasi. Jika yang bersangkutan lahir dari ayah atau kakek yang terbiasa dengan ejakulasi dini, maka besar kemungkinan yang bersangkutan akan mengalami hal yang sama. Ini berarti perkiraan durasi ejakulasi tidak akan jauh dari durasi yang telah diperkirakan.

2. Masturbasi

Pada saat masih muda, banyak laki-laki maupun perempuan yang ingin mendapatkan kenikmatan namun tetap tidak melanggar norma sosial, yaitu dengan melakukan masturbasi. Masturbasi yang dilakukan terus-menurus berdampak pada sensitivitas saraf kelamin yang akan merespon rangsangan dengan lebih cepat. Jika sudah begini maka yang bersangkutan akan cenderung mengalami ejakulasi dini.

3. Bergairah

Saat seseorang sedang sangat bergairah maka yang bersangkutan akan lebih mudah ejakulasi. Beda halnya dengan yang tidak bergairah untuk berhubungan seks di awal hubungan intim.

4. Kurang pengalaman

Kurangnya pengalaman saat berhubungan intim juga berdampak pada waktu yang digunakan untuk berhubungan. Semakin berpengalaman seseorang maka yang bersangkutan akan melalui proses demi proses dalam hubungan seperti warming up, intercourse, dan cooling down yang merupakan tahapan untuk mencapai kepuasan dalam berhubungan badan. Namun bagi mereka yang kurang pengalaman maka yang bersangkutan akan cenderung to the point sehingga waktu yang digunakan pun lebih singkat.

5. Sensitivitas alat vital

Sensitivitas alat vital setiap orang berbeda-beda. Ada yang sangat peka terhadap rangsangan sehingga sekali mereka mendapatkan friksi dengan kelamin lawan jenis maka mereka akan segera ingin ejakulasi. Namun sensitivitas ini bisa dilatih agar kepekaan tersebut tidak berkelanjutan dan bisa melangsungkan hubungan intim lebih lama.

6. Minimnya hormon serotonin yang terdapat pada otak

Kurangnya hormon serotonin pada otak menyebabkan durasi berhubungan intim menjadi lebih singkat. Hormon tersebut berhubungan dengan gairah seksual yang akan menentukan cepat tidaknya seseorang dalam berhubungan intim.

Penelitian diatas adalah penelitian yang sifat dari hasilnya adalah masih sementara. Bisa jadi durasi ejakulasi antara 33 detik hingga 44 menit akan berubah dengan adanya penelitian baru atas berapa lawa waktu ejakulasi yang normal.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *